Aku tak buta begitupun aku tak tuli.
Aku dapat melihat dan akupun dapat mendengar.
Aku bisa berpikir, begitu pula aku bisa merasakan.
tapi sayang,
Aku selalu berpura-pura untuk tidak melihat seolah-olah aku buta.
Aku sering berpura-pura tak medengar , padahal aku tak tuli.
Dan terkadang pula aku selalu menghiraukan perasaan ini.
Ada saatnya lelah dengan semua kepura-puraan ini.
Lelah untuk menjadi buta.
Lelah untuk menjadi tuli.
Dan lelah untuk penghirauan ini.
Selalu diam dalam ketidak bisuan ini.
Selalu diam pula dalam mengetahui ini.
Sabtu, 12 Juli 2014
Lelah
Iya saya lelah! lelah akan semua kepura-puraan saya.
pura-pura bahagia ketika dia bersama kekasihnya, pura-pura selalu baik-baik saja ketika sedang mendengar semua cerita dia tentang kekasihnya, pura-pura tidak terjadi apa-apa ketika dia menghilang lalu dia kembali lagi.
Entahlah apa ini.
saya benci ada diposisi seperti ini! saya sadar ketika saya hanya dijadikan sekedar pelampiasan semata saja.
saya lelah tapi saya rindu dengan semuanya. saya rindu setiap ucapan dia , cerita dia yang tekadang selalu menjadi bahan tawa kita, saya rindu setiap mendapatkan sms dari dia yang tiba-tiba mengirimkan sms "kangen" atau hal-hal kecil yang selalu membuat bibir ini menjadi garis yang lebar saat membacanya. saya rindu ketika dia mencerita banyak hal tentang yang terjadi pada diri dia,dengan antusiasnya dia menceritakan dan saya mendengarnya.
SAYA RINDU. semenjak hari itu, iya hari dimana dia sedang berulang tahun. selayaknya orang-orang saya mengucapkan pada waktu sahur tapi tak ada balasan apapun dari dia. padahal kemaren malamnya saya masih saling membalas sms dengan seperti biasa, tapi tak ada respon apapun sampe siang tapi saya melihat dia di twitter membalas mention. ah saya posthink saja mungkin dia sedang tidak ada pulsa, tapi ketika sore menjelang berbuka tiba-tiba ada pesan masuk ke handphone saya dan ternyata dia tapi sayang balasan itu membuat sakit, dia malah mebalas dengan balasan "siapa?" balasan yang tak pernah saya inginkan. saya bertanya-tanya apa maksudnya sih tapi apa yang saya mau perbuat toh saya bukan siapa-siapa dia, akhinya saya memutuskan untuk tidak membalas sms dia. dan sampai sekarang kita tak saling berkomunikasi, biasanya kita setidaknya selalu memberi kabar walaupun sehari sekali, maupun dia yang duluan atau saya yang duluan menghubungi tapi ini tidak.
padahal jauh-jauh hari saya sudah mempersiapkan saya mau seperti apa nanti ketika ulang tahunnya, saya berencana 2 hari setelah ulang tahunnya ingin membuat surprise kecil tapi sayang memang belum waktunya karna semenjak ulang tahunnya dia malah menghilang begitu saja.
entahlah mungkin ini pertanda bahwa yang kita lakukan ini salah, iya salah. karna dia sudah mempunyai seseorang tapi saya malah hadir diantara mereka, saya akui ini salah kita dan kita sadar ini salah, kita pun selalu membicarakan tentang hubungan kita yang tidak mungkin lagi sama-sama seperti dahulu karna keadaan yang membuat kita tidak bisa bersama lagi.
DAN PADA AKHIRNYA KEADAANLAH YANG MEMBUAT KITA SEMAKIN SADAR.
pura-pura bahagia ketika dia bersama kekasihnya, pura-pura selalu baik-baik saja ketika sedang mendengar semua cerita dia tentang kekasihnya, pura-pura tidak terjadi apa-apa ketika dia menghilang lalu dia kembali lagi.
Entahlah apa ini.
saya benci ada diposisi seperti ini! saya sadar ketika saya hanya dijadikan sekedar pelampiasan semata saja.
saya lelah tapi saya rindu dengan semuanya. saya rindu setiap ucapan dia , cerita dia yang tekadang selalu menjadi bahan tawa kita, saya rindu setiap mendapatkan sms dari dia yang tiba-tiba mengirimkan sms "kangen" atau hal-hal kecil yang selalu membuat bibir ini menjadi garis yang lebar saat membacanya. saya rindu ketika dia mencerita banyak hal tentang yang terjadi pada diri dia,dengan antusiasnya dia menceritakan dan saya mendengarnya.
SAYA RINDU. semenjak hari itu, iya hari dimana dia sedang berulang tahun. selayaknya orang-orang saya mengucapkan pada waktu sahur tapi tak ada balasan apapun dari dia. padahal kemaren malamnya saya masih saling membalas sms dengan seperti biasa, tapi tak ada respon apapun sampe siang tapi saya melihat dia di twitter membalas mention. ah saya posthink saja mungkin dia sedang tidak ada pulsa, tapi ketika sore menjelang berbuka tiba-tiba ada pesan masuk ke handphone saya dan ternyata dia tapi sayang balasan itu membuat sakit, dia malah mebalas dengan balasan "siapa?" balasan yang tak pernah saya inginkan. saya bertanya-tanya apa maksudnya sih tapi apa yang saya mau perbuat toh saya bukan siapa-siapa dia, akhinya saya memutuskan untuk tidak membalas sms dia. dan sampai sekarang kita tak saling berkomunikasi, biasanya kita setidaknya selalu memberi kabar walaupun sehari sekali, maupun dia yang duluan atau saya yang duluan menghubungi tapi ini tidak.
padahal jauh-jauh hari saya sudah mempersiapkan saya mau seperti apa nanti ketika ulang tahunnya, saya berencana 2 hari setelah ulang tahunnya ingin membuat surprise kecil tapi sayang memang belum waktunya karna semenjak ulang tahunnya dia malah menghilang begitu saja.
entahlah mungkin ini pertanda bahwa yang kita lakukan ini salah, iya salah. karna dia sudah mempunyai seseorang tapi saya malah hadir diantara mereka, saya akui ini salah kita dan kita sadar ini salah, kita pun selalu membicarakan tentang hubungan kita yang tidak mungkin lagi sama-sama seperti dahulu karna keadaan yang membuat kita tidak bisa bersama lagi.
DAN PADA AKHIRNYA KEADAANLAH YANG MEMBUAT KITA SEMAKIN SADAR.
Langganan:
Postingan (Atom)